1890Seni

Vincent van Gogh

Malam berbintang yang penuh duka

"La tristesse durera toujours. (Kesedihan akan berlangsung selamanya.)"

Menciptakan beberapa karya seni paling terkenal di dunia tetapi meninggal dengan keyakinan bahwa dirinya gagal, setelah hanya menjual satu lukisan.

2.100
Karya Seni
1
Terjual semasa hidup
37
Usia saat Meninggal

Pelukis cahaya

Vincent van Gogh melukis dunia bukan sebagaimana adanya, melainkan sebagaimana ia merasakannya. Langitnya yang berputar-putar dan bunga matahari yang cerah adalah upaya putus asa untuk mengkomunikasikan keindahan yang ia lihat, bahkan saat kegelapan melahap pikirannya.

Telinga dan rumah sakit jiwa

Tersiksa oleh penyakit mental, ia melukai dirinya sendiri dan secara sukarela masuk ke rumah sakit jiwa. Di sana, ia melukis "Malam berbintang", sebuah mahakarya yang lahir dari penderitaan.

Tembakan terakhir

Pada usia 37 tahun, merasa menjadi beban bagi saudaranya Theo, ia berjalan ke ladang gandum dan menembak dirinya sendiri. Kata-kata terakhirnya menggambarkan keberadaannya yang tragis.

Biografi

Vincent van Gogh (1853–1890) adalah seorang pelukis Post-Impresionis Belanda yang termasuk di antara tokoh paling terkenal dan berpengaruh dalam sejarah seni Barat.

Peristiwa Kunci

1853

Kelahiran

Lahir di Groot Zundert.

1888

Arles

Memotong telinganya.

1889

Rumah Sakit Jiwa

Melukis Malam berbintang.

1890

Kematian

Bunuh diri di ladang gandum.

Proyek Utama

Malam berbintang: Pemandangan dari jendela rumah sakit jiwanya.

Bunga Matahari: Serangkaian lukisan benda mati.

Penghargaan

Tidak ada semasa hidup. Ketenaran datang setelah kematiannya.

Warisan

Seorang jenius artistik yang ditentukan oleh rasa sakitnya.

Akhir

Meninggal pada 29 Juli 1890, di Auvers-sur-Oise.

Gema Tembok

Berbisik melintasi waktu

No echoes yet...