Beban Sayap
"Kami cukup beruntung tumbuh di lingkungan di mana selalu ada banyak dorongan bagi anak-anak untuk mengejar minat intelektual."
Rekan penemu pesawat terbang pertama yang sukses, yang tahun-tahun terakhirnya diwarnai oleh pertempuran hukum dan penggunaan penemuannya yang menghancurkan dalam perang.
Pada hari yang dingin dan berangin di bulan Desember 1903, Orville Wright berbaring tengkurap di sayap bawah mesin yang tampak rapuh, tangannya mencengkeram kendali. Selama dua belas detik, ia tidak lagi terikat pada bumi. Ia dan saudaranya Wilbur telah melakukan apa yang telah diimpikan manusia selama ribuan tahun: mereka telah mencapai penerbangan terkendali dan bertenaga. Itu adalah momen kemenangan yang murni dan kristal. Namun seiring berlalunya dekade, kemenangan itu akan dibayangi oleh rasa tanggung jawab yang tumbuh atas kekuatan destruktif yang telah mereka lepaskan ke dunia.
Perjalanan ke Kitty Hawk dimulai di bengkel sepeda sederhana di Dayton, Ohio. Wright bersaudara bukanlah ilmuwan dalam arti tradisional; mereka adalah mekanik dengan perhatian obsesif pada detail. Mereka menyadari bahwa kunci penerbangan bukan hanya daya angkat, tetapi kontrol. Mereka membangun terowongan angin mereka sendiri, menguji ratusan bentuk sayap, and memecahkan masalah kompleks kontrol tiga sumbu. Keberhasilan mereka dibangun di atas ribuan kegagalan kecil, yang masing-masing didokumentasikan dan dianalisis secara cermat dalam pencarian bersama mereka akan langit.
Kitty Hawk, North Carolina, menyediakan angin yang konsisten dan pasir lembut yang mereka butuhkan untuk eksperimen mereka. Hidup di gubuk kayu, memerangi nyamuk dan isolasi, kedua bersaudara itu menguji peluncur demi peluncur. Mereka belajar untuk "merasakan" udara, untuk mengantisipasi embusan dan ketenangan. Ketika mereka akhirnya menambahkan mesin dan baling-baling—yang juga harus mereka desain sendiri—mereka bukan hanya pilot; mereka adalah insinyur penerbangan sejati yang pertama. Penerbangan sejauh 120 kaki itu singkat, tetapi mengubah dunia selamanya.
Menyusul kesuksesan mereka, kedua bersaudara itu menemukan diri mereka terlibat dalam serangkaian tuntutan hukum paten yang pahit. Mereka menjadi semakin protektif terhadap penemuan mereka, menghabiskan waktu bertahun-tahun di ruang sidang daripada di udara. Periode perang hukum ini menghambat inovasi dalam penerbangan Amerika dan berdampak buruk pada kesehatan dan semangat mereka. Wilbur meninggal pada tahun 1912, meninggalkan Orville untuk memikul beban warisan mereka sendirian. Ia menghabiskan sebagian besar masa tuanya membela prioritas mereka sebagai "yang pertama dalam penerbangan," sebuah pertempuran yang sering kali terasa lebih melelahkan daripada perjuangan asli untuk terbang.
Penyesalan terdalam Orville adalah transformasi pesawat terbang dari alat perdamaian dan perdagangan menjadi senjata pemusnah massal. Ia hidup untuk melihat penemuannya digunakan dalam dua Perang Dunia, menghujani kematian dari langit di atas kota-kota yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. "Kami berani berharap telah menemukan sesuatu yang akan membawa perdamaian abadi di bumi," komentarnya suatu kali. "Tapi kami salah." Ia meninggal pada tahun 1948, seorang pria yang telah memberi manusia sayap, hanya untuk menyaksikan dengan ngeri saat sayap itu digunakan untuk terbang menuju kehancurannya sendiri.
Orville Wright (1871–1948) adalah perintis penerbangan Amerika yang, bersama saudaranya Wilbur, menemukan dan menerbangkan pesawat terbang bertenaga motor pertama yang sukses di dunia.
Lahir di Dayton, Ohio.
Mencapai penerbangan bertenaga pertama di Kitty Hawk.
Saudara dan rekannya Wilbur meninggal karena tipus.
Meninggal pada usia 76 tahun.
Wright Flyer: Pesawat bertenaga pertama yang mencapai penerbangan terkendali dan berkelanjutan.
Kontrol Tiga Sumbu: Prinsip dasar kontrol pesawat yang mereka rintis.
Collier Trophy: Untuk pengembangan stabilizer otomatis.
Congressional Gold Medal: Dianugerahkan atas prestasi mereka dalam penerbangan.
Karya Wright bersaudara adalah fondasi dari semua teknik penerbangan modern dan mengubah transportasi global.
Meninggal karena serangan jantung pada 30 Januari 1948, di Dayton, Ohio.
Berbisik melintasi waktu