1888Sains

Alfred Nobel

Pedagang Kematian

"Dinamit saya akan lebih cepat membawa perdamaian daripada seribu konvensi dunia. Begitu manusia menyadari bahwa dalam sekejap seluruh pasukan dapat dihancurkan sepenuhnya, mereka pasti akan mematuhi perdamaian emas."

Menemukan dinamit dan menggunakan kekayaannya untuk mendirikan Hadiah Nobel guna menghargai mereka yang memberikan manfaat terbesar bagi umat manusia.

355
Paten
94%
Kekayaan Didonasikan
5
Hadiah Awal
1896
Tahun Kematian

Membaca Obituari Sendiri

Pada tahun 1888, saudara Alfred Nobel, Ludvig, meninggal dunia. Sebuah surat kabar Prancis, yang keliru membedakan keduanya, menerbitkan obituari untuk Alfred dengan judul "Pedagang Kematian Telah Tiada". Surat kabar itu menggambarkannya sebagai seorang pria yang "menjadi kaya dengan menemukan cara untuk membunuh lebih banyak orang lebih cepat dari sebelumnya."

Cermin Warisan

Ngeri oleh gambaran tentang bagaimana dunia akan mengingatnya, Nobel menjadi terobsesi untuk menulis ulang warisannya. Dia tidak ingin dikenang sebagai monster perang.

Wasiat Perdamaian

Dalam wasiat terakhirnya, ia secara diam-diam menyisihkan sebagian besar kekayaannya untuk mendirikan Hadiah Nobel. Dia secara khusus menyertakan hadiah untuk Perdamaian, sebuah kontradiksi langsung dengan sumber kekayaannya. Penemu kekuatan paling merusak di zamannya menjadi pelindung cita-cita tertinggi kemanusiaan.

Biografi

Alfred Nobel (1833–1896) adalah seorang kimiawan, insinyur, penemu, pengusaha, dan filantropis Swedia. Dia memegang 355 paten berbeda, dengan dinamit sebagai yang paling terkenal.

Peristiwa Kunci

1833

Kelahiran

Lahir di Stockholm, Swedia.

1867

Dinamit

Mematenkan dinamit, mengumpulkan kekayaan besar.

1888

Obituari

Membaca obituari yang keliru yang menyebutnya "Pedagang Kematian".

1895

Wasiat

Menandatangani wasiat terakhirnya yang mendirikan Hadiah Nobel.

1896

Kematian

Meninggal dunia, meninggalkan kekayaannya untuk kemanusiaan.

Proyek Utama

Dinamit (1867): Bahan peledak yang lebih aman dan stabil yang merevolusi konstruksi dan peperangan.

Hadiah Nobel (1895): Didirikan berdasarkan wasiatnya untuk menghormati mereka yang memberikan manfaat bagi umat manusia.

Penghargaan

Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia (1884): Anggota terpilih.

Universitas Uppsala (1893): Doktor Kehormatan.

Warisan

Namanya kini identik dengan perdamaian dan keunggulan, secara efektif mengubur julukan 'Pedagang Kematian' yang sangat ditakutinya.

Akhir

Meninggal pada 10 Desember 1896, di San Remo, Italia. Wasiatnya mengejutkan keluarga dan dunia.

Gema Tembok

Berbisik melintasi waktu

No echoes yet...